Radang Telinga

kuping

Radang telinga tengah menahun atau otitis media supuratif kronik (OMSK) adalah radang kronis telinga tengah dengan adanya lubang (perforasi) pada gendang telinga (membran timpani) dan riwayat keluarnya cairan (sekret) dari telinga (otorea) lebih dari 2 bulan, baik terus menerus atau hilang timbul. Masyarakat biasa menyebut penyakit ini dengan istilah “congek”.

Penyebab :

Infeksi menyebar melalui tabung Eustachio ke telinga bagian tengah. Risiko tertular infeksi ini menjadi lebih tinggi jika tabung Eustachio sedikit atau tidak bekerja secara efisien, dan hal ini sering terjadi pada anak-anak kecil. Infeksi telinga seperti ini juga dapat disebabkan oleh penyakit pada masa kanak-kanak, seperti campak.

Gejala :

Keluar cairan (terkadang seperti ingus) dari lubang telinga. Cairan ini bisa keluar terus menerus atau kadang-kadang.

Pengobatan :

Beberapa upaya berikut dapat dilakukan untuk mencegah insidens radang telinga tengah seperti: mengurangi tingkat polusi udara terutama di dalam rumah dengan tidak merokok, perbaikan sarana sanitasi melalui kemudahan mendapatkan air bersih serta kecukupan ventilasi ruangan, memperbaiki daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bersih sehat dan bergizi, peningkatan kebersihan diri, tidak mengorek telinga sembarangan, pengobatan infeksi saluran napas atas dan infeksi sinus paranasal secara tuntas dan penanganan alergi hidung secara tepat.

Bagi bayi dan anak dengan cacat bawaan celah langit-langit upaya operasi rekonstruksi dan terapi lanjutan mampu mengurangi insidens RKSTT.

Sumber : detikhealth

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Dari Phone Follow Twitter di Sini ☻

Error: Please make sure the Twitter account is public.

%d blogger menyukai ini: