Bisnis Keripik Ikan Mujair Bisa Kuliahkan Anak

ikan mujair.jpg

Ikan Mujair. Dok Wikipedia

BANJARNEGARA – Ikan mujair biasanya dikenal dalam bentuk masakan untuk menjadi “teman” melahap nasi.

Namun, di tangan seorang ibu di Banjarnegara, Jawa Tengah, ikan mujair justru diolah menjadi keripik yang renyah nan gurih. Penasaran seperti apa rasanya?

Ikan mujair yang biasa hidup di air tawar sering diolah sebagian masyarakat sebagai lauk, baik di goreng, pepes, ataupun bumbu santan.

Namun lain hal dengan yang dilakukan oleh Sunarti, warga Desa Luwung Kecamatan Rakit, Banjarnegara, Jawa Tengah ini mengolah ikan mujair menjadi sebuah makanan unik berupa keripik yang kabarnya memiliki kelezatan dan tingkat kandungan protein yang cukup tinggi.

Setiap hari, Sunarti, 55 tahun, bersama suaminya Jubaidi, 65 tahun, selalu mengambil ikan di kolam belakang rumahnya. Anakan ikan mujair yang berusia antara 1,5-2 bulan ini selanjutnya akan diolah menjadi sebuah camilan keripik.

Diawali coba-coba dalam mengolah keripik mujahir, dirinya tak menyangka kini bisa menjadi bisnis yang cukup menguntungkan. Dengan dibantu empat karyawannya, dalam sehari dia bisa membuat hingga 25 kilogram (kg) keripik mujair yang dijual per satu kg.

Adapun keripik mujair ini dijual dengan harga Rp75 ribu. Hingga saat ini, keripik mujair buatan Sunarti telah dipasarkan ke sejumlah daerah seperti Jakarta, Semarang, dan Bandung.

Omzet dari usaha keripik tersebut bisa dikatakan lumayan, yakni antara Rp4 juta hingga Rp5 juta setiap bulannya. Sunarti yang telah enam tahun menggeluti usaha keripik ini telah mampu menyekolahkan anaknya hingga sarjana.

oleh:
(Elis Novit/Sindo TV/ade)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Dari Phone Follow Twitter di Sini ☻

  • iyo Dan, tumben twit biasa path tok hehe,ibumu & alda nyampe omah jam piro bar terke vilda. Oya, amit yo ga hadir wisudamu @dien_ramadhani 1 month ago
  • Bismillahirrohmanirrohim... Siap-siap mudik dari nguli lan ngilmu :) 1 month ago
  • malam ini ditutup dgn ucapan "Alhamdulillah 'ala Kulli Hal" selamat istirahat teman-temanku. 2 years ago
  • ..kecuali syiah, ahmadiyah, lemkari dan semisal. #cmiiw 2 years ago
  • pandanganku jadi luas, ga tdoktrin 1 jama'ah pgajian.paling benar. Selalu ada nilai dlm dakwah papun ormasya kecuali.. 2 years ago
  • terus dihapus bersih gak didobel twit baru aja,, sayang keoriginalan bahwa manusia tempatnya khilaf hehe @zelfiayulestari 2 years ago
  • tegaknya panji kalimat syahadat. bila kita belum bisa menegakkan masih mending ambil sikap hati-hati daripada menentangnya 2 years ago
  • maaf kayaknya tadi ngetik "sulit" nya "suli" tanpa "t" benar gak :) . apa aku salah liat ya.... maaf @zelfiayulestari 2 years ago
  • wahn memang masih banyak bertebaran di jiwa beberapa muslimin, semoga kami bisa mengikisnya. Yang tegak, tegaklah. 2 years ago
%d blogger menyukai ini: