Potret Kebiasaan Pengguna Ponsel Android

https://i0.wp.com/www.kompas.com/data/photo/2011/05/03/1031357t.jpg

Angka- angka penjualan yang
dirilis oleh lembaga
riset dunia telah

membuktikan
bagaimana capaian
ponsel Android begitu mencengangkan. Di
Indonesia memang

belum terlalu hit,
namun perlahan-lahan
mulai melejit. Ada
beberapa tolok ukur,meningkatnya jumlah
anggota id-android
hingga menembus
7.000 orang adalah
prestasi luar biasa.
Mungkin merupakan komunitas berbasis
homo genitas kesukaan
yang terbesar di
sektor IT dan
telekomunikasi. Dan,
dalam kurun singkat. Meleknya konsumen
yang lalu membanjiri
penjualan-penjualan
sampai antre berbaris
juga bisa menandai

peningkatan itu sendiri. Berangkat dari
fenomena tersebut,
majalah FORSEL pun
melakukan penelitian
dengan menggunakan
metode survei. Sebanyak sekitar 100
orang pengguna
Android menjadi
responden. Hasilnya
adalah seperti berikut;

1. Samsung Brand
Teratas. Ponsel Android
Samsung menduduki
peringkat tertinggi
yang dimiliki oleh
pengguna. Sebanyak
54 persen pemakai adalah pengguna brand
ini. Disusul oleh HTC
sebanyak 29 persen.
Sementara Sony
Ericsson meraih 11
persen.

2. OS Versi Froyo

Sudah Menjamur. Rupanya versi Donut
dan Cupcake sudah
ditinggalkan.

Mayoritas telah

memakai versi Froyo,
yaitu sebanyak 57 persen. memang masih
ada pula yang
menggunakan Eclair
yaitu 23 persen.
Serunya 11 persen
memakai OS yang tidak resmi.

3. Paket Unlimited
Laku Keras. Kebutuhan data plan
memang mutlak, oleh
sebab itu paket-paket
seperti unlimited yang
ditawarkan oleh
operator, tak kurang dari 77 persen
memakai paket data
plan ini. Sedangkan
yang berbasis quota
hanya 20 persen.

4.Biaya di Bawah Rp
100 Ribu Paling
Disuka. Jika ada operator yang
menawarkan paket
unlimited di bawah Rp
100 ribu per bulan,
bisa jadi primadona.
Sebanyak 51 persen mengaku mengeluarkan
biaya antara Rp
50.000,- sampai Rp
100.000,- per bulan
untuk mengoperasikan
ponsel Androidnya.Yang
berada di kisaran lebih
dari 100 ribu perak
hingga 150 ribu perak
cukup lumayan, yaitu
17 persen. Malah yang lebih dari 150 ribu
perak pun mencapai 11
persen.

5. Banyak yang Merasa
Belum/Tidak Puas. Tampaknya operator
musti melakukan
pembenahan di sektor
trafik data. Bagaimana
tidak 51 persen
pengguna mengaku belum atau tidak puas
dengan layanan
jaringan selama ini.
Khususnya dalam hal
kestabilan jaringan.
Angka 49 persen (pengguna yang puas)
tak cukup dianggap
sebagai sebuah nilai
sukses operator.

6. Sehari Empat

sampai Enam Jam Ber-
Android. Di luar fitur voice dan
pesan, berapa lama
rata-rata seorang
pengguna

“bercengkarama”
dengan ponsel Android-nya?
Jawabannya 37 persen
meluangkan waktu
empat hingga enam
jam. Sedangkan yang
lebih “edan” lagi mengaku sampai 10
jam per hari (29
persen).

7. Jajal Aplikasi

Nomor Satu. Meski Android kerap
disebut susah
menandingi iPhone
dalam hal aplikasi,
namun faktanya justru

pemakai Android mayoritas
“memainkan” aplikasi
(29 persen). Jejaring
sosial dan email
berturut di rangking
dua dan tiga (masing- masing 23 persen dan
20 persen). Multimedia
maupun chatting justru
tak terlalu banyak.

Keduanya di bawah 10
persen. Sementara games cukup menarik
minat (14 persen). Riset ini sedikitnya
akan membuka kita
tentang pola kebiasaan

pengguna Android.

Termasuk bagi pihak
pelaku industri, apakah operator

sebagai penyedia

layanan jaringan,

vendor yang aktif
menyiapkan ponsel-
ponselnya, juga developer aplikasi

untuk terus melahirkan
karya yang sesuai
kebutuhan. Apa lagi ada data lain
yang menyebutkan
bahwa pengguna
berharap prosesor
yang lebih baik,
apalagi dengan kapabilitas dual core
(72 persen
menginginkan dual
core). Sedangkan

ponsel dengan

kemampuan layar tiga dimensi ternyata

dianggap belum perlu
(57 persen)

oleh Vaksiandra sumber majalah Forsel

Posted by Wordmobi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Dari Phone Follow Twitter di Sini ☻

Error: Please make sure the Twitter account is public.

%d blogger menyukai ini: